Menangani Kesalahan I/O pada File
Beberapa operasi pada file yang dapat mengalami kesalahan I/O :
Reset, rewrite, read, readln, write, writeln, close, append, seek
Agar program tidak berhenti, maka harus digunakan Compiler Directive Fungsi I/O result
Untuk pengecekan I/O file tersebut.
Bentuk Umum :
{$ Kode Kondisi}
Dengan :
· Kode : Karakter kode, untuk fungsi I/O result adalah I.
· Kondisi : OFF (-) / ON (+)
· Secara default {$I+} => ON
· I/O Result => bernilai 0 jika operasi berhasil
· Isi nilai selalu dihapus sendiri setiap kali dipanggil
· Penulisannya mengapit operasi-operasi yang rentan kesalahan
Contoh :
…
Assign(VarFile, ‘data.dat’);
{$I-}
Reset(VarFile);
{$I+}
fileada := IOResult = 0;
if fileada then
begin
writeln(‘file sudah ada…’);
…
end
else { Kondisi bila file tidak ada }
begin
rewrite(VarFile); { Buat file baru }
…
write (VarFile, var1, var2, …);
…
close(VarFile);
end;
Tidak ada komentar:
Posting Komentar