Minggu, 03 April 2011

file tidak bertipe

. Membuat file Tidak Bertipe


Urutan Prosesnya :
1.         Mendeklarasikan variabel file
Var NmVar:FILE;
2.       Menghubungkan variabel file dengan nama file
Assign (NmVar, nama file);
Dengan :
NmVar                    : Nama variabel file bertipe
nama file                 : Nama file dalam bentuk string, format 8:3 penamaan dos, ditulis
dalam bentuk string.

3.       Membuka file bertipe

Rewrite(NmVar[,brec]);  => untuk membuat

Reset(NmVar[,brec]);          => untuk membuka
Dengan :
Brec           : Menunjukkan besar file dalam byte, opsional, boleh ditulis, boleh tidak,
dan besarnya kita tentukan sendiri. Defaultnya 128 Byte.
 

4.       Menulis / membaca file tidak Bertipe

 Blockwrite (NmVar, Buffer, jumlah[,jumtulis])  => untuk menulis
Dengan :
Buffer         : daerah penyimpanan data yang akan ditulis ke dalam file. Buffer dapat
berupa suatu variabel dengan tipe apa saja sesuai dengan ukuran data yang akan ditulis di file.
Jumlah        : jumlah data yang akan ditulis ke file dalam ukuran byte.
Jumtulis      : suatu parameter yang tidak tetap yang boleh digunakan dan boleh juga
tidak digunakan, bila digunakan akan berisi jumlah byte yang dapat ditulis ke file.


 Read (NmVar, data item1, data item 2, …)  => untuk membaca
Dengan :
Buffer         : daerah penyimpanan yang tipe variabelnya disesuaikan dengan jumlah
data yang dibaca.
Jumlah        : jumlah byte yang akan dibaca dari file, dapat merupakan suatu variabel
dengan tipe word. Jumlah harus sama dengan besar buffer yang diberikan dan tidak boleh lebih dari 64 Kilobyte.
Jumbaca     : merupakan variabel yang berisi laporan jumlah byte yang dapat dibaca
dari file.

Contoh File tidak bertipe ::

Program menyalin_file
Uses crt;
Var
Fileasal, filetuju        :file;
Besar                     :real;
Buf             :array [1..10240] of char;
Hbaca, Hatulis         :word;
nfile1,nfile2   :string;

Begin
besar:=0;
clrscr;
write (‘Input nama file asal     :’);readln(nfile1);
write (‘Input nama file tujuan :’);readln(nfile2);
{$I-}
Assign(fileasal,nfile1);
Assign(filetuju,nfile2);
Reset(fileasal,1);
If IOResult <>0 then
Begin
Writeln(‘File asal tidak ada !’);
Halt(0);
End;
Rewrite(filetuju,1);
If IOResult <>0 then
Begin
Writeln(‘File tujuan tidak bisa dibuat !’);
Halt(0);
End;
{$I+}
 Repeat
Blockread(fileasal,buf,10240,hbaca);
Besar:=besar + hbaca;
Blockwrite(filetuju,buf,hbaca,htulis);
If hbaca <> htulis then
Begin
Writeln(‘Tujuan tidak bisa menampung besar file’);
Halt(0);
End;
Until hbaca <>10240;
Close (fileasal);
Close (filetuju);
Writeln (‘Besar file yang dipindahkan :‘,besar:10:0);
End.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar