Manipulasi File
5.1. Parameter
Parameter disebut juga command tail, merupakan informasi tambahan bagi program utama yang dapat diketikkan sesuai keperluan, untuk menjalankan rutin khusus dalam program tersebut.
Contoh : program scan.exe
Biasanya dituliskan pada prompt :
C:\scan a: /clean
String ‘a:’ dan string ‘/clean’ merupakan parameter, yang akan membuat scan program ke drive a dan kemudian menjalankan prosedur CLEAN.
Ada dua perintah untuk membuat parameter :
Ø ParamCount : untuk mengetahui jumlah parameter yang diberikan
Bentuk Umumnya :
Var_word := ParamCount;
Ø ParamString : untuk mengambil parameter tersebut dalam bentuk string
Bentuk Umumnya :
Var_string := ParamString(index);
5.2. Atribut File
Atribut file adalah satu byte data yang berisi keterangan dari suatu file. Karena bit –nya merupakan kode biner, maka dibuat lambang untuk mewakili bit-bit tersebut, sebagai berikut :
| Lambang | Angka |
| ReadOnly | 1 |
| Hidden | 2 |
| SysFile | 4 |
| VolumeId | 8 |
| Directory | 16 |
| Archive | 32 |
Ada 2 perintah yang berhubungan dengan atribut file, yaitu :
Ø GetFAttr (Get File Atribut) : Mengambil informasi atribut file.
Bentuk umumnya :
GetFAttr(nm_var,attr);
Ø SetFAttr (Set File Atribut) : Mengeset atribut file.
Bentuk umumnya :
GetFAttr(nm_var,attr);
Dengan :
Nm_var : nama suatu file yang telah di-assign dengan tipe apa saja.
Attr : Bilangan atribut yang akan diambil/diketahui dari suatu file.
Catatan :
1. File yang akan dilihat atau diset atributnya mesti di-assign terlebih dahulu.
2. Kedua perintah ini berada pada unit DOS dan WINDOWS Turbo Pascal, maka perlu menggunakan ‘Uses DOS’ atau ‘Uses Windows;’ pada deklarasi unit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar